jajanan khas purworejo . Jadi, sudah tahu kan geblek itu apa. Tapi kepiye to nggawene geblek iku? Membuatnya gak terlalu susah kok, cuma butuh ketelitian aja. Kalo misal ada yang tertarik bisa kok dibuat di rumah, nanti diriku siap jadi tester :D. Oke, gak usah panjang kali lebar tambah tinggi lagi daripada makin gak jelas ntar, langsung saja deh. Resep ini aku dapat dari pas jalan jalan ke purworejo....
Pertama, kita harus tahu bahan apa yg digunakan. Bahan pokok dalam pembuatan geblek itu adalah Pathi kalo di Kulon Progo atau biasa disebut tepung kanji atau tepung tapioka. Pathi dibuat dari singkong. Nah, jadi pertama2 kita akan membuat Pathi terlebih
dahulu. Tapi kalo gak mau repot, Pathi bisa dibeli di pasar kok. Dan
untuk hasil yang lebih baik, sebaiknya gunakan Pathi basah, bukan yang
sudah bubuk seperti susu itu. Bisa sih pake itu, tapi katanya hasilnya
kurang bagus. Bagi yg pengen beli silakan, tapi kalo ada yg mau buat
bisa ikuti langkah2 di bawah ini :
1. Singkong dikupas dan dicuci bersih, kemudian diparut.
2. Masukkan hasil parutan tadi ke dalam kain bersih. Kalo bisa sih yg
putih bersih dan dicuci pake S*rf (malah iklan). Kemudian peras kain
berisi parutan tadi sehingga keluar air dari dalam kain tadi. Air itu
adalah sari2 dari singkong tersebut. Jadi, jangan lupa airnya ditaruh di
wadah, jangan dibuang.
3. Diamkan air hasil perasan tadi beberapa saat hingga terjadi endapan.
4. Nah, endapan itu lah yang nantinya akan menjadi Pathi. Dan itu yang menjadi Pathi basah.
Setelah Pathi terbentuk, kini saatnya meracik sang legendaris Geblek. Oke, dimulai :
1. Ambil endapan Pathi tadi, atau kalo bagi yang beli, siapkan Pathi
basah, taruh di wadah. Kemudian haluskan atau kita sisir2 sampai halus
sampai seperti tepung. Ingat ya, sampai HALUS. Jangan sampai ada
gumpalan, soalnya kalo menggumpal bisa2 meledak pas digoreng dan siap2
saja bawa penutup wajah biar wajahnya gak kena serangan minyak panas.
2. Kalau sudah halus (sebut saja tepung), ambil sebagian tepung tadi,
beri sedikit air jangan sampai encer. Kemudian goreng adonan tersebut,
jangan sampai mateng, sampai dirasa sudah agak kenyal saja.
3. Angkat tepung yang digoreng dan campur dengan tepung yang masih di wadah tadi. Kemudian diumblek-umblek, apa ya istilahnya? Diuleni, sampe jadi adonan yang mudah untuk dibentuk dan berasa kalis.
4. Kalo dirasa sudah berasa kalis, bentuk adonan sesuai selera. Biasanya
sih bulet2 kecil kayak donat disatuin renteng 2 jadi angka 8 atau
renteng 3. Atau mau dibentuk apa aja juga boleh, terserah sak-sake karepmu dewe pokoke.
5. Berkreasi dengan bentuknya sudah? Nah, akhirnya adonan geblek pun
siap digoreng atau dibawa buat oleh2. Jangan salah, adonan geblek yg
masih setengah mateng ini bisa bertahan sampai 4 hari lho, jadi tetap
bisa dijadikan oleh2. Tapi kalo yg sudah digoreng biasanya cuma bertahan
8 jam saja, setelah itu jadi agak keras.
selamat mencoba
Tidak ada komentar:
Posting Komentar